Sabtu, 10 Desember 2011

Gerakan Senam Hamil

Apa Sebenarnya Senam Hamil itu..?
- Suatu bentuk latihan guna memperkuat dan mempertahankan elastisitas otot-otot dinding perut. Otot-otot dasar panggul yang berhubungan dengan proses persalinan

Kapan Sebaiknya Melakukan Senam Hamil..?
-Senam hamil dianjurkan dilakukan ketika janin dalam kandungan telah berusia lebih dari 6 bulan, karena saat itu kandungan sudah mulai kuat dan optimal untuk persiapan persalinan

Apakah Semua Ibu Hamil Boleh Melakukan Senam Hamil..?
- Semua ibu hamil boleh melakukan, Kecuali:
  1. Mempunyai riwayat melahirkan bayi kecil
  2. Mempunyai riwayat melahirkan bayi prematur
  3. Terdapat perdarahan sebelumnya selama kehamilan
  4. terdapat Keluhan Mulas2 selama hamil
  5. Kehamilan dengan kondisi khusus (hipertensi, Anemia, Penyakit jantung, Diabet tak terkontrol, dsb)
untuk lebih jelas, boleh konsultasi dengan dokter tempat biasa kontrol kehamilan

Manfaat Serta Tujuan Senam Hamil
Meningkatkan kebutuhan oksigen dalam otot
Meningkatkan peredaran darah
Meningkatkan kebugaran dan kekuatan otot
Memperlancar persalinan
Mengurangi keletihan
Meredakan sakit punggung dan sembelit
Menenangkan pikiran dan tubuh



Pemanasan Sebelum 
Inti Senam Hamil


Gerakan Sandar Tembok (Wall Slide squat)
- Bersandar pada tembok, perlahan bergeser turun, tahan 3-5 detik, lalu kembali

Gerakan Lutut
(knee Extension)
- duduk relaks, angkat kaki lurus, tahan 15 detik, kembali

Duduk bersila 
(Tailor sitting)
-duduk bersila, dan rasakan regangan pada panggul

Gerakan Jalan (Walking Lunge)
-posisi berdiri biasa, majukan salah satu kaki, condongkan badan ke depan

Gerakan Panggul Luar (Outer Thigh Lift)
-Berbaring miring satu sisi, lalu angkat kaki lurus ke atas,tahan 3-5 detik, kembali. lakukan bergantian


Selanjutnya Gerakan Inti Senam Hamil



Semoga Bermanfaat...!!


Ref: dari berbagai sumber



Jumat, 09 Desember 2011

22 Persen orang Cemas menghadapi persalinan Anak Pertama

Apakah momen yang paling menakutkan bagi sebagian besar orang? Sebuah survei terbaru mengungkapnya. Selain proses persalinan, hari pertama masuk kerja adalah waktu yang paling mendebarkan.

Penelitian yang melibatkan ribuan orang di Inggris ini menunjukkan, 22 persen responden menganggap hal paling menakutkan dalam hidupnya adalah saat menanti kelahiran anak pertama. 

Sedangkan hari pertama kerja menjadi momentum paling menakutkan berikutnya dengan dukungan 18 persen responden, disusul hubungan seksual pertama kali, dan menjalani operasi besar. 

Psikolog dan pengajar di Robert Gordon University, Mary Brown mengatakan, ketakutan-ketakutan itu seringkali terjadi akibat pengaruh cerita-cerita negatif di sekelilingnya. "Banyak orang merasa ketakutan karena tidak mempersiapkan diri sebelum menghadapi kondisi tersebut," ujarnya seperti dikutip The Chronicle.

Tanpa persiapan yang baik, saat memasuki lingkungan dan pengalaman baru, bisa meningkatkan stres. "Sebaiknya, semua orang memiliki informasi yang cukup agar mampu berpikir positif dan mampu melewati saat-saat kritis dengan lebih baik," ia menambahkan

Rabu, 07 Desember 2011

Tunda Potong Tali Pusar 3 Menit Kurangi Risiko Anemia Pada Bayi

Tali pusar biasanya langsung dipotong ketika bayi dilahirkan. Tapi peneliti menyarankan menunggu 3 menit sebelum dipotong untuk mengurangi risiko anemia defisiensi besi pada bayi.

Para peneliti melaporkan dalam British Medical Journal (BMJ) untuk menunda penjepitan atau pemotongan tali pusar setelah bayi dilahirkan untuk mengurangi risiko bayi mengalami anemia defisiensi zat besi tanpa efek samping yang besar.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memang telah memberikan pedoman dalam pemotongan tali pusar beberapa tahun lalu, tapi tidak ada pedoman formal mengenai kapan tali pusar harus dipotong.

Secara global, sekitar seperempat anak-anak prasekolah mengalami anemia defisiensi zat besi. Hal ini adalah masalah kesehatan yang signifikan karena bisa membahayakan perkembangan otak anak akibat adanya keterlambatan perkembangan saraf.

Solusi sederhana yang diungkapkan peneliti adalah memastikan bahwa bayi mendapatkan awal kehidupan yang baik dengan memaksimalkan darah dan zat besi yang berasal dari plasenta, seperti dikutip dari BBCNews, Rabu (16/11/2011).

Berdasarkan studi yang melibatkan sekitar 400 bayi diketahui menunggu 3 menit sebelum penjepitan tali pusar pada saat kelahiran bisa meningkatkan volume darah bayi yang baru lahir sekitar sepertiganya.

Hasilnya bayi yang mengalami penundaan penjepitan tali pusar memiliki kadar zat besi yang lebih baik saat berusia 4 bulan dan jauh lebih kecil kemungkinannya menderita anemia, serta tidak ada efek kesehatan yang merugikan.

Peneliti memperkirakan setiap 1 bayi yang tertunda penjepitan tali pusarnya bisa mengurangi 1 kasus kekurangan zat besi. Tapi hal ini harus tetap mempertimbangkan standar perawatan untuk kelahiran tanpa komplika